Penyebab Vertigo Pada Orang yang Berusia 50 Tahun ke Atas

Vertigo, mungkin kata tersebut sering Anda dengar atau lihat saat menonton acara-acara medis. Vertigo merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh pasien terutama yang sudah berusia 50 tahun ke atas. Penyebab vertigo juga tergolong cukup banyak dan bermacam-macam. Menurut hasil penelitian, penyakit ini menempati posisi ketiga terbanyak dari keluhan pasien di dokter umum. Bahkan pasien berusia 75 tahun yang mengeluh menderita penyakit vertigo mencapai 50%. Tetapi apa sebenarnya vertigo? Ini merupakan suatu penyakit yang menyebabkan rasa pusing berlebihan hingga membuat penderita seakan melihat sekelilingnya berputar walaupun sedang dalam kondisi istirahat. Umumnya penderita vertigo akan mengalami beberapa gejala seperti pusing hingga muntah dan mual yang luar biasa, telinga sering berdengung, sempoyongan saat berjalan dan lain-lain. Penyebab penyakit ini juga cukup banyak dan beragam. Berikut ulasannya.

Penyebab Vertigo dari Faktor Internal dan Eksternal Pada LANSIA

penyebab-vertigo

  1. Adanya Vertigo Posisi Paroksismal Jinak

Vertigo Posisi Paroksismal Jinak adalah gangguan keseimbangan pada telinga bagian dalam yang disebabkan oleh gerakan kepala secara mendadak atau gerakan ke berbagai arah seperti mengubah posisi kepala saat bangun, tidur, berbalik, duduk dan lain sebagainya. Vertigo Posisi Paroksismal Jinak menjadi penyebab vertigo utama dan paling sering dialami oleh penderita. Sebenarnya hal ini tidak terlalu menjadi masalah serius bagi penderitanya. Penyebab utama vertigo ini memang banyak dialami oleh pasien namun bukanlah hal yang sulit untuk mengatasinya dan bukan masalah yang berat. Walaupun begitu, vertigo tetap harus segera ditanggulangi agar tidak terus-terusan mengganggu aktivitas lansia sehari-hari.

  1. Penyakit Meniere

Penyebab vertigo yang selanjutnya adalah adanya penyakit Meniere. Berbeda dengan Vertigo Posisi Paroksismal Jinak, Meniere menjadi penyebab yang lebih berbahaya bagi penderita vertigo karena jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, risiko kehilangan pendengaran menjadi lebih besar. Meniere merupakan penyakit yang menjangkit telinga bagian dalam dengan memenuhi telinga dengan cairan yang bisa menimbulkan rasa pusing dan mengganggu pendengaran. Meniere disebabkan oleh peningkatan aktivitas endolimfe yang berhubungan langsung dengan sistem endolinfatik. Penderita vertigo yang disebabkan Meniere akan mengalami pusing secara mendadak hingga mual dan muntah selama beberapa jam atau beberapa hari. Jika Anda mengalami hal ini, jangan pernah menunda untuk berkonsultasi ke dokter.

  1. Migrain

Migrain merupakan penyakit yang memang identik dan banyak dikenal masyarakat luas sebagai penyebab vertigo. Jika penderita mengalami migrain yang terus-menerus, mereka akan langsung mencurigai adanya indikasi vertigo. Beberapa orang memang masih menganggap migrain yang berlebihan sebagai suatu hal yang sepele, namun jika terus berlanjut, penyakit ini bisa menjadi pemicu kebutaan atau hilangnya kemampuan penglihatan secara tiba-tiba.

  1. Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas juga menjadi salah satu penyebab vertigo. Akibat pola makan yang tidak sehat dan kurangnya olahraga, tubuh akan menjadi gemuk dan rentan terjangkit vertigo. Hal ini bisa terjadi karena obesitas memiliki risiko yang sangat tinggi terhadap penyakit hipertensi. Selain itu, pasien juga akan mengalami perubahan tekanan darah mendadak sehingga memicu terjadinya vertigo.

  1. Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan seperti mabuk perjalanan, tempat tinggal yang padat dan penuh polusi, pola hidup yang buruk seperti mabuk-mabukan, narkoba, dan lain-lain ternyata juga bisa menjadi penyebab vertigo pada usia lanjut. Terlalu sering mengonsumsi obat-obatan saat sakit juga bisa menyebabkan penyakit ini berkembang karena efek samping bahan kimianya.