Penyebab Kista Ovarium Pada Wanita Saat Kehamilan

Sebelum mengetahui penyebab kista ovarium, sebaiknya anda memahami terlebih dahulu apa itu kista. Kista merupakan penyakit yang sering dialami wanita baik yang masih muda maupun yang sudah menikah dan sering kali membuat wanita was-was terutama saat dalam masa kehamilan. Kista adalah penyakit berupa tumor jinak yang menempel pada indung telur. Bentuk kista seperti kantung yang berisi cairan dan akan terus membesar menjadi ‘bantalan’ empuk saat terjadi ovulasi. Kista terbentuk dari proses pelepasan sel-sel telur dari ovarium yang tidak sempurna. Memang penyakit ini termasuk jinak karena bisa hilang dengan sendirinya, tetapi jika tidak menghilang, pada masa kehamilan bisa menjadi masalah besar. Bantalan yang semakin besar akan berbahaya bagi wanita yang sedang hamil karena bisa menyebabkan peluruhan rahim atau keguguran. Beberapa faktor yang dapat memicu munculnya kista adalah sebagai berikut.

penyebab-kista

Faktor-Faktor Penyebab Kista Ovarium

  1. Faktor Keturunan

Penyebab kista yang pertama adalah adanya faktor bawaan atau keturunan. Jika Ibu atau nenek pengidap kista pernah mengalami kasus penyakit yang sama, maka kemungkinan besar kista terjadi karena faktor genetik. Bibit kista yang berkembang pada ibu atau nenek sebelumnya bisa diwariskan kepada anak atau cucunya. Jika Anda sudah merasakan beberapa gejala umum kista seperti nyeri haid, perut kembung, susah atau sering BAB dan nyeri panggul saat berhubungan sebaiknya Anda segera memeriksa riwayat penyakit ibu atau nenek Anda. Jika mereka memang memiliki riwayat sakit kista, Anda patut waspada dan langsung memeriksakan diri ke dokter sebelum kista semakin membesar.

  1. Pola Hidup Tidak Sehat

Pola hidup yang tidak sehat juga menjadi faktor penyebab kista berikutnya. Salah satu yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan kista adalah makanan yang berlemak tinggi dan kurang serat. Makanan berserat tinggi memang sangat penting bagi kesehatan karena mampu mengoptimalkan kinerja tubuh dan memberikan nutrisi. Selain pola makan, faktor pola hidup yang tidak sehat lainnya adalah kurang olahraga, kebiasaan merokok, sering mengalami stres, sering minum-minuman beralkohol dan sebagainya.

  1. Infertilitas

Penyebab kista yang selanjutnya adalah adanya faktor infertilitas atau ketidaksuburan pada rahim. Ketidaksuburan tersebut menyebabkan wanita sulit hamil walaupun melakukan hubungan suami istri setidaknya 2-3 kali seminggu tanpa penggunaan alat kontrasepsi. Umumnya, infertilitas terbukti setelah lebih dari setahun wanita yang telah menikah tidak kunjung hamil. Jika Anda mengalami gagal hamil selama lebih dari setahun, ada kemungkinan bahwa hal ini disebabkan oleh adanya bantalan kista pada indung telur sehingga proses pembuahan tidak berjalan dengan semestinya. Segeralah periksakan ke dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan hasil yang jelas.

  1. Adanya Gen Protoonkogen

Adanya gen Protoonkogen juga menjadi penyebab kista pada wanita. Gen ini memang memicu kista namun jika dibiarkan terus tanpa pengobatan, gen tersebut akan berubah menjadi gen onkogen yang memiliki potensi besar sebagai pemicu penyakit kanker. Gen Protoonkogen bisa disebabkan oleh banyak hal seperti paparan radiasi, polusi, makanan bersifat karsinogen dan sebagainya. Kista memang penyakit yang tidak terlalu membahayakan tetapi jika terus dibiarkan bisa menjadi kanker yang tentu sangat mematikan.

  1. Siklus Haid

Penyebab kista yang terakhir adalah faktor haid atau menstruasi. Ditambah lagi dengan kinerja hormon yang tidak seimbang selama masa menstruasi. Selain itu, menstruasi dini juga bisa menimbulkan tumbuhnya kista pada ovarium.Wanita yang mengalami haid pada usia 11 tahun kebawah memang lebih rentan terkena penyakit kista ovarium. Baca juga artikel tentang Cara Melancarkan Haid Secara Alami dan Tradisonal